Setiap halaman adalah kenangan yang kita tulis bersama.
Semua bermula dari sebuah pesan. Dari obrolan ringan yang nggak sengaja, jadi cerita yang nggak pernah berhenti. Ada yang beda sejak saat itu — dan aku tau, ini awal dari sesuatu.
Dari nonton film lewat call, sampe begadang cerita random — hal-hal kecil itu yang bikin tahun pertama kerasa penuh. Setiap obrolan sama kamu selalu ninggalin rasa lebih ringan.
Setahun berlalu, tapi rasanya baru kemarin. Kita rayain sederhana — dan itu yang bikin sempurna. Gak perlu besar, yang penting kita bareng.
Nggak semua momen harus besar untuk berarti. Duduk diem bareng, ketawa lepas karena hal receh, dan saling cerewet soal makanan — itu yang aku syukuri setiap hari.
Di tahun kedua, kita gak cuma jadi lebih dekat — kita jadi lebih paham satu sama lain. Tau kapan harus ngomong, kapan cukup diem dan dengerin.
Beberapa foto ini jadi favorit. Bukan karena komposisinya, tapi karena di situ ada cerita yang cuma kita berdua yang tau.
Satu hal yang aku suka dari hubungan kita: kita selalu jadi diri sendiri. Gak perlu pura-pura, gak perlu jaga image. Kamu tau bagian terbaik dari diriku dan tetap di sini.